MR. DUCK
Mr
Duck tinggal didalam sebuah kandang, kandang tersebut terdiri dari dua kamar
tidur, sebuah kamar mandi, dapur, dan ruang tamu. Mr Duck tinggal bersama ayah
dan ibunya. Kandang ini cocok sekali untuk Mr Duck dan keluarganya.
Suatu
hari Mr Duck sedang makan siang bersama keluarganya, ia tidak terlalu lapar
sehingga dia hanya makan roti, bunga teratai, dan segelas air hujan.
“
Enak Bu,” gumamnya pada ibunya sambil
menghabiskan makan siangnya yang aneh itu. Setelah makan siang Mr duck memutuskan
untuk jalan-jalan naik mobil. Mobil Mr Duck adalah sebuah sepatu.
Pernahkan
kamu melihat mobil menyerupai sepatu ?
Kelihatannya
sangat seru!
Saat
ia menyetir mobil semua orang yang melihatnya tertawa karena meyaksikan
pemandangan yang lucu itu. Ia melewati cacing di sisi jalan. Cacing pikir Mr
Duck di mobilnya yang lucu adalah hal terlucu yang pernah ia lihat. Cacing
tertawa sampai-sampai ia nyaris terbelah dua. Mr Duck melewati seekor kerbau
dilapangan. Kerbau pikir Mr. Duck di mobil lucunya adalah hal terlucu yang
pernah ia lihat. Ia tertawa sampai-sampai ekornya nyaris lepas!. Bahkan
bunga-bunga yang ia lewati juga merasa bahwa Mr Duck hal terlucu yang pernah
mereka lihat. Mereka tertawa sampai-sampai mereka nyaris tercabut dari tanah!.
Akhirnya
Mr Duck tiba dipersimpangan jalan. Dia tidak tahu mau kemana jadi dia melihat
papan petunjuk. Salah satu papan petunjuk bertulisakan “KE KEBUN BINATANG”.
“Itu
akan menyenangkan,” pikir Mr Duck dalam hati, maka kemudian dia menyetir
sepatunya ke arah kebun binatang.
Setibanya
di pintu gerbang kebun binatang, ia berhenti. KEBUN BINATANG TUTUP. “Maaf,”
kata penjaga kebun binatang.
“kita
harus menutup kebun binatang karena semua binatang sedang pilek dan mereka
semua sedang sangat sedih.”
“Ya
ampun,” kata Mr Duck, dan kemudian ia berfikir “Mungkin aku bisa membantu
menghibur mereka,” katanya.
“Baiklah,”
kata penjaga kebun binatang, “Boleh juga untuk dicoba. Ia kemudian membuka
pintu gerbang.
Mr
duck melaju ke dalam kebun binatang. Di dalam mobil nya yang berbentuk sepatu.
Hal pertama yang ia lihat adalah gajah. Ternyata benar. Gajah sedang mangasihani
dirinya sendiri. Benar benar menyedihkan. Mr duck berdiri dan memandang gajah
yang terlihat sedang sedih itu pun berdiri dan memandang Mr duck.
“Oh
kau!”, kata gajah.
Lalu,
tahukah kamu apa yang Mr Duck lakukan?
Ia
membuat ekspresi wajah yang lucu!
Mr
Duck, seperti yang bisa kamu bayangkan ,sangat pandai membuat wajah-wajah lucu.
Gajah cekikikan. Gajah belum pernah melihat hal yang selucu itu. Mr Duck
membuat ekpresi wajah lucu yang lain lagi. Gajah tiba-tiba tertawa. Gajah
tertawa dan tertawa. Ia tertawa sangat keras, sampai-sampai belalainya nyaris
terlepas! Gajah pun merasa lebih baik. Mr Duck lalu pergi ke rumah singa.
Ada
seekor singa, sedang meras luar biasa sedih. Mr. Duck berdiri dan memandang
singa yang terlihat sedih. Singa yang sedang sedih itu pun berdiri dan
memandang Mr Duck.
“Wah,”
kata singa. Lalu Mr Duck membentuk ekspresi wajah terkocak yang pernah
dilakukan dimana pun. Sekarang kamu sudah pernah mendengar singa mengaung
sebelumnya kan ? Nah, singa ini mengaung juga bahkan sambil ketawa. Ia tertawa
sangat keras sampai-sampai kumisnya nyaris berantakan. Lalu Mr Duck berjalan
mengelilingi kebun binatang untuk melihat semua binatang yang lain. Aduh,
gerombolan yang menyedihkan. Untuk mereka semua, Mr Duck menunjukkan ekspresi
wajah yang lebih lucu dan lebih lucu lagi. Beruang coklah besar cekikikan dan
kemudian mulai tertawa lepas.
Jerapah
pun tertawa begitu kerasnya sampai-sampai lehernya nyaris terikat. Demikian
juga kuda nil nyaris lepas dari kulitnya. Burung pinguin tertawa sampai-sampai
siripnya nyari terkulai. Lalu macan tutul, yah, kalian harus melihat dia, dia
tertawa sangat keras sampai-sampai tutulnya nyaris lepas!
Benar-benar
kacaw!
“Oh
Mr Duck,” cekikik penjaga kebun binatang yang mulai tertawa juga. “Oh Mr Duck
terimakasih banyak sudah datang menghibur kita semua!”
“Oh,
tidak apa-apa,” jawab Mr Duck dengan rendah hati, dan lalu meluncur pergi di
dalam mobil yang bebrbentuk sepatu itu.
Tak
lama kemudian, waktu Mr Duck tiba di rumah, ia tertawa kecil sendiri “ Yah,”
katanya. “Berakhirlah hari lucu ku ini”.
Selanjutnya
dia memarkir sepatunya lalu masuk ke dalam kandangnya dan karena ia merasa haus
ia meminum secangkir air hujan. Perasaan Mr Duck hari itu sangat riang karena
bisa membuat semua orang tertawa lepas.







