Senin, 02 Juli 2018

TUGAS_UAS_BAHASA_INDONESIA



MR. DUCK
Mr Duck tinggal didalam sebuah kandang, kandang tersebut terdiri dari dua kamar tidur, sebuah kamar mandi, dapur, dan ruang tamu. Mr Duck tinggal bersama ayah dan ibunya. Kandang ini cocok sekali untuk Mr Duck dan keluarganya.
Suatu hari Mr Duck sedang makan siang bersama keluarganya, ia tidak terlalu lapar sehingga dia hanya makan roti, bunga teratai, dan segelas air hujan.
“ Enak Bu,”  gumamnya pada ibunya sambil menghabiskan makan siangnya yang aneh itu. Setelah makan siang Mr duck memutuskan untuk jalan-jalan naik mobil. Mobil Mr Duck adalah sebuah sepatu.
Pernahkan kamu melihat mobil menyerupai sepatu ?
Kelihatannya sangat seru!
Saat ia menyetir mobil semua orang yang melihatnya tertawa karena meyaksikan pemandangan yang lucu itu. Ia melewati cacing di sisi jalan. Cacing pikir Mr Duck di mobilnya yang lucu adalah hal terlucu yang pernah ia lihat. Cacing tertawa sampai-sampai ia nyaris terbelah dua. Mr Duck melewati seekor kerbau dilapangan. Kerbau pikir Mr. Duck di mobil lucunya adalah hal terlucu yang pernah ia lihat. Ia tertawa sampai-sampai ekornya nyaris lepas!. Bahkan bunga-bunga yang ia lewati juga merasa bahwa Mr Duck hal terlucu yang pernah mereka lihat. Mereka tertawa sampai-sampai mereka nyaris tercabut dari tanah!.
Akhirnya Mr Duck tiba dipersimpangan jalan. Dia tidak tahu mau kemana jadi dia melihat papan petunjuk. Salah satu papan petunjuk bertulisakan “KE KEBUN BINATANG”.
“Itu akan menyenangkan,” pikir Mr Duck dalam hati, maka kemudian dia menyetir sepatunya ke arah kebun binatang.
Setibanya di pintu gerbang kebun binatang, ia berhenti. KEBUN BINATANG TUTUP. “Maaf,” kata penjaga kebun binatang.
“kita harus menutup kebun binatang karena semua binatang sedang pilek dan mereka semua sedang sangat sedih.”
“Ya ampun,” kata Mr Duck, dan kemudian ia berfikir “Mungkin aku bisa membantu menghibur mereka,” katanya.
“Baiklah,” kata penjaga kebun binatang, “Boleh juga untuk dicoba. Ia kemudian membuka pintu gerbang.
Mr duck melaju ke dalam kebun binatang. Di dalam mobil nya yang berbentuk sepatu. Hal pertama yang ia lihat adalah gajah. Ternyata benar. Gajah sedang mangasihani dirinya sendiri. Benar benar menyedihkan. Mr duck berdiri dan memandang gajah yang terlihat sedang sedih itu pun berdiri dan memandang Mr duck.
“Oh kau!”, kata gajah.
Lalu, tahukah kamu apa yang Mr Duck lakukan?
Ia membuat ekspresi wajah yang lucu!
Mr Duck, seperti yang bisa kamu bayangkan ,sangat pandai membuat wajah-wajah lucu. Gajah cekikikan. Gajah belum pernah melihat hal yang selucu itu. Mr Duck membuat ekpresi wajah lucu yang lain lagi. Gajah tiba-tiba tertawa. Gajah tertawa dan tertawa. Ia tertawa sangat keras, sampai-sampai belalainya nyaris terlepas! Gajah pun merasa lebih baik. Mr Duck lalu pergi ke rumah singa.
Ada seekor singa, sedang meras luar biasa sedih. Mr. Duck berdiri dan memandang singa yang terlihat sedih. Singa yang sedang sedih itu pun berdiri dan memandang Mr Duck.
“Wah,” kata singa. Lalu Mr Duck membentuk ekspresi wajah terkocak yang pernah dilakukan dimana pun. Sekarang kamu sudah pernah mendengar singa mengaung sebelumnya kan ? Nah, singa ini mengaung juga bahkan sambil ketawa. Ia tertawa sangat keras sampai-sampai kumisnya nyaris berantakan. Lalu Mr Duck berjalan mengelilingi kebun binatang untuk melihat semua binatang yang lain. Aduh, gerombolan yang menyedihkan. Untuk mereka semua, Mr Duck menunjukkan ekspresi wajah yang lebih lucu dan lebih lucu lagi. Beruang coklah besar cekikikan dan kemudian mulai tertawa lepas.
Jerapah pun tertawa begitu kerasnya sampai-sampai lehernya nyaris terikat. Demikian juga kuda nil nyaris lepas dari kulitnya. Burung pinguin tertawa sampai-sampai siripnya nyari terkulai. Lalu macan tutul, yah, kalian harus melihat dia, dia tertawa sangat keras sampai-sampai tutulnya nyaris lepas!
Benar-benar kacaw!
“Oh Mr Duck,” cekikik penjaga kebun binatang yang mulai tertawa juga. “Oh Mr Duck terimakasih banyak sudah datang menghibur kita semua!”
“Oh, tidak apa-apa,” jawab Mr Duck dengan rendah hati, dan lalu meluncur pergi di dalam mobil yang bebrbentuk sepatu itu.
Tak lama kemudian, waktu Mr Duck tiba di rumah, ia tertawa kecil sendiri “ Yah,” katanya. “Berakhirlah hari lucu ku ini”.
Selanjutnya dia memarkir sepatunya lalu masuk ke dalam kandangnya dan karena ia merasa haus ia meminum secangkir air hujan. Perasaan Mr Duck hari itu sangat riang karena bisa membuat semua orang tertawa lepas.

Selasa, 17 Januari 2017


Dipenghunjung tahun 2016  tanpa disangka adalah  tahun yang berharga untuk saya. Tanggal 22 November 2016, dengan menggunakan pesawat Lion Air saya dan 14 teman saya yang lain terbang ke daerah Sulawsi tepatnya kota Makassar untuk menjalankan program pertukaran pelajar. Sebelum saya menginjakkan kaki di Kota tersebut, ada proses seleksi ketat karena Mengikuti proram pertukaran pelajar ke beberapa daerah yang ada di Indonesia adalah program yang banyak diminati oleh mahasiswa dari Universitas Djuanda Bogor. Program tersebut adalah SAKTI (Sistem Alih Kredit melalui Teknologi Informasi). Karena program ini terbatas untuk beberapa orang saja dan juga cukup bergengsi maka tentu saja setiap peminat harus punya persiapan yang matang untuk memenangkan seleksi penyisihan.  Dan akhirnya saya dan 14 teman saya lainnya Alhamdulillah menjadi DUTA PROGRAM SAKTI Universitas Djuanda Bogor.


            Selama 2 jam penerbangan akhirnya, kami sampai di bandara Hasanuddin Makassar. Terlihat beberapa dosen telah menunggu kedatangan kami, meraka menyambut kami dengan senyuman yang ramah, kami berharap kami akan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga selama kami melaksanakan program ini. Selama kurang lebih 30 hari kami akan menimba ilmu sebanyak-banyaknya di STKIP Mega Rezky Makassar. Ini adalah salah perguruan tinggi ilmu pendidikan yang ada di kota Makassar.
Sebelum kami diantar ke tempat tinggal kami selama di sana, kami diajak makan siang terlebih dahulu, kami diajak mencicipi makanan yang sangat terkenal di kota Makassar ini yaitu coto Makassar. Setelah itu kami langsung diajak ketempat tinggal kami di daerah Antang. Fasislitas yang kami terima sengat memuaskan dengan satu rumah beserta isinya yang sangat bagus sampai mereka memastikan bahwa kami akan merasa aman dan nyaman selama tinggal di sini karena ada beberapa mahasiswi STKIP Mega Rezky yang akan menemani kami selama disana, sehingga kami tidak akan mengalami kesulitan.
Hari pertama kita di kampus Mega Rezky Makassar kami disambut dengan sangat ramah dan hangat. Mereka melakukan penyambutan dengan munyuguhkan tarian daerah yang dinamakan tari Paduppa. Melihat penyambutan yang begitu mengesankan kami sangat berbangga hati bisa belajar dikampus ini. Terlihat keramahan mahasiswanya, kewibawaan para dosennya, dan keakraban yang terjalin dalam keluarga besar kampus Mega Rezky Makassar.
Ini adalah moment dimana dosen kami dari kampus Universitas Djuanda Bogor memberikan bentuk kenang-kengan kepada pihak STKIP Mega Rezky Makassar. Momen ini pun menjadi simbolis penyerahan mahasiswi dari Universitas Djuanda Bogor dalam program pertukaran pelajar kepada STKIP Mega Rezky Makassar. Kami merasa bangga dapat mewakili kampus kami sebagai DUTA SAKTI dan beharap kami dapat dibimbing dan di arahkan sebagaimana mestinya.
Hari berjalan terus menurus, tak terasa kami mulai terbiasa dengan suasana panas dikota Makassar. Selama di sini kami mendapatkan mata kuliah pokok yang wajib kami ikuti yaitu  pendikakan matematika dan pendidikan inklusi. Dan kami pun diberikan jadwal sarasehan budaya yang mana kegiatan ini mengajarkan kami tengtang kebudayaan yang ada di kota Makassar seperti tarian, lagu, dan bahasa daerah. kita pun di berikan kegiatan olahraga serta pramuka yang biasanya dijadwalkan setiap hari jumat dan sabtu. Makanan-makanan daerah pun selalu diberikan kepada kami Dan tak lupa setiap minggunya kami pun diajak mendatangi tempat-tempat yang bersejarah atau pun yang terkenal di kota Makassar dalam bentuk kegiatan study tour.
Ini adalah fort Roterdam adalah sebuah benteng peninggalan kerajaan Gowa-Tallo. Jika dilihat dari atas benteng ini akan menyerupai seekor penyu, karena itu benteng ini juga dinamakan benteng penyu. Setealah kami melanjutkan perjalanan kami ke benteng Sumba Opu diasana terdapat bangunan rumah-rumah adat yang berada di kepulauan Sulawesi Selatan. Bangunan-bangunan yang sangat menarik beberapa bentuk rumah daerah yang sangat unik, ternyata kekayaan kebudayaan Indonesia itu sangat membanggakan untuk kita masyarakat Indonesia. Disana kami sempat beristirahat dan makan siang dan setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami ke pantai tanjung baying yang tidak jauh dari benteng sumba opu yang telah kami kunjungi. Disana kami menghirup udara segar, kami sangat merasa senang bisa belajar sambil berwisata.
Minggu selanjutnya kami mengunjungi suku kajang yang berada di kabupaten Bulukumba. Daerah tersebut dinamakan Tanah Toa yang berarti tanah yang tertua. Hal itu dikarenakan kepercayaan masyarakatnya yang meyakini daerah tersebut sebagai daerah tertua dan pertama kali diciptakan oleh Tuhan dimuka bumi ini. Di kawasan ini kami tidak menemukan satu rumah dinding tembok dan kami pun masuk harus menggunakan pakaian hitam tanpa menggunakan alas kaki itu sudah menjadi keharusan bagi setiap orang yang masuk ke dalam suku tersebut. Hari mulai gelap kami melajutkan perjalanan menuju tempat peristirahatan kami yaitu di penginapan pantai bira yang letaknya tidak jauh dengan daerah suku kajang. Sesampainya disana kami pun langsung beristirat untuk persiapan kegiatan esok hari.
Pagi yang cerah kami semua telah bergegas kepantai bira yang mana kami diberikan sedikit rekreasi merasakn keindahan pantai bira yang berada di daerah bulukumba. Dengan hati ria kami menunggu keindahan matahari terbit agar bisa kami abadikan untuk kenangan-kenangan kami bisa merasakan angin di kepualauan ini. Kami pun tak luput bermain air dengan puas karena keindahan pantai ini berbeda dengan pantai yang pernah kami temui sebelumnya dengan hamparan pasir putih air laut yang begitu biru memukan membuat kami semakin senang bisa menginjakkan kaki di tempat ini. Setelah kami puas bermain air kami pun melanjutkan ke tempat pinishi kapal pesiar, dimana suatu daerah berkerajinan atau memiliki pekerjaan sebagai pembuat kapal-kapal pesiar yang biasa dikirim ke luar daerah bahakan keluar negri. Melihat para pekerja pembuatan kapal pesiar tersebut kami merasa bangga sebagai masyarakat Indonesia yang mampu menciptakan sebuah transpotasi dengan tangan-tangan pekarya. Kami pun bergegas pulang karana study tour kami barakhir di temapat tersebut. Dengar rasa senang kami mengantongi berbagai ilmu yang kami dapat dari sebuah perjalanan kami ke daerah bulukumba tersebut.
Semuanya berlalu begitu cepat. Rasanya baru kemarin aku berangkat ke kota Makassar, untuk kegiatan pertukaran pelajar di STKIP Mega Rezky Makassar yang telah menorehkan pengalaman yang sangat berharga dan ilmu yang sangat banyak. Dan kami pun harus kembali ke Bogor dengan rasa berat hati karena kami akan meninggalkan guru-gru kami selama kami berjuang dikampung orang selama 30 hari ini. Kami merasakan kesedihan yang mendalam karena kami sudah merasakan jalinan kekeluarga yang amat begitu erat, karena keterbukaan tangan mereka dalam membimbing kami, kehangatan kasih sayayang mereka memperhatikan kami membuat kami tak mampu menahan air mata saat  ingin kembali ke bogor. Acara terkhir yaitu perpisahan mahasiswa Universitas Djuanda yang mana dalam kegiatan itu kami mahasiswa dari Djuanda Bogor memberikan sebuah tarian dan menyanyikan beberpa lagu khas Makassar dan Jawa Barat yang mana kami dibekalkan oleh dosen di STKIP Mega Rezky makasar yang tak pernah lelah mengajarkan kami di setiap kegiatan sarasehan budaya.
Berbagai pengalaman menyenangkan dan berharga selama 30 hari. sudah sangat memperkaya hidup kami,. Semoga ke depannya, kami akan menjadi orang-orang yang sukses dalam segala halnya. Kami ucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah meberikan kami kesehatan selama ini, dan buat semua dosen-dosen kami yang telah mensuport kami kami sangat beriterimaksih dengan kesempatan yang telah diberikan kepada kami. Bagi saya pribadi sekarang saya juga menyadari bahwa ramah dan sopan terhadap siapa saja sangat diperlukan untuk menjadi sukses di kehidupan bermasyarakat dan saya terdorong untuk bangkit dalam mencintai budaya dan negara sendiri serta semakin semangat belajar.


Minggu, 13 November 2016



          Pengertian Media
Media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “madiam”, yang berarti perantara atau pengantar. Media merupakan alat yang digunakan atau dikembangkan dalam proses kegiatan untuk mencapai makna dari kegiatan tersebut dan pada hakekatnya media merupakan alat komunikasi ilmu yang sangat berpengaruh dalam proses keberlangsungan suatu kegiatan. Dengan demikian media merupakan wahana penyalur informasi atau penyalur pesan, secara luas media dapat diartikan sebagai alat bantu untuk mengembangkan peristiwa benda atau peristiwa yang memuat suatu pengetahuan yang memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara mudah dan dapat dikembangkan diamasa yang akan datang. Media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar, sebagai suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri, karena memang gurulah yang menghendakinya untuk membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru kepada anak didik. Setiapa materi pelajaran memiliki tingkat kesukaran yang berfariasi dan untuk menyederhanakan tingkat kesukaran tersebut diperlukan kehadiran suatu media sebagai alat bantu. Untuk itulah sebagai pengajar penting menyiapkan media sebagai jembatan yang dapat mengantarkan peserta didik pada penyampain suatu ilmu atau pengetahuan.

   
     Penggunaan Media
Any definition of educatoinal technology would be incomplete without explicit acknowledgement that “using... appropriate technological processes and resources” is the end purpose for which the field exists. The whole point of creating technological resources-instructional materials and intructional system- is that they be used by learners. This term also refers the acceptance and use of technological processes, such as instructional system development. It is not enough to study such processes or to crate them, such as when one proposes a new instructional design model. Educational technology fulfills its mandate when learners actually use intructional materials and system and thereby benefit from the analysis and design work that has preceded the use.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil teknologi dalam proses belajar mengajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah atau pun guru yang berinisiatif menciptakan alat-alat tersebut , dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan kurikulum pembelajaran. Guru diharuskan menggunakan alat atau media pembelajaran agar mempermudah penyampaian materi pembelajaran dan upaya tersebut mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. Pasti setiap pendidik mengetahui bahwa pada dasarnya penggunaan media dalam proses pembelajaran memiliki tujuan utama, yaitu agar pesan dalam sebuah materi atau pembelajaran yang disampaikan dapat diserap semaksimal mungkin oleh peserta didik, karena itu dapat kita simpulkan beberapa fungsi media pembelajaran adalah sebagai berikut :
1.    Menarik perhatian siswa, karena setelah kita bisa menarik perhatian siswa, rasa ingin tahu siswa pasti akan meningkat tentu saja dengan mudah guru dapat mengaplikasikan pesan yang terkandung dalam media tersebut;
2.    Membantu untuk mempercepat pemahamandalam proses pembelajaran;
3.    Memperjelas penyajian pesan sehinga peserta didik tidak dipaksa berfikir secara abstrak;
4.    Pembelajaran lebih komunikatif;
5.    Menghilangkan kejenuhan peserta didik dalam belajar dan sebaliknya pasti akan membangun motivasi belajar pada peserta didik;
6.    Dapat melayani gaya belajar peserta didik yang beraneka ragam; dan
7.    Meningkatkan kadar keaktifan atau keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran tersebut.
Menurut Miarso (2004) “ media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehinnga dapat mendorong terjadinya proses belajar”. Dengan demikian kita dapat simpulkan menurut ahli tersebut yaitu, salah satu ciri media pengajaran adalah bahwa media mengandung dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagian media dapat mengolah pesan dan respon siswa sehingga media itu sering disebut media interaktif. Pesan dan informasi yang dibawa oleh media bisa berupa pesan yang sederhana dan bisa pula pesan yang amat kompleks. Akan tetapi, yang terpenting adalah media itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan siswa, serta siswa dapat aktif berpartisipasi dalam peroses belajar mengajar. Oleh karena itu, perlu dirancang dan dikembangkan lingkungan pengajaran yang interaktif yang dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan belajar perorangan dengan menyiapkan kegiatan pengajaran dengan medianya yang efektif guna menjaminterjadinya pembelajaran. Berikut ini akan diuraikan prinsip-prinsip penggunaan dan pengembangan media pembelajaran. Media pembelajaran yang akan dibahas ini mengikuti taksonomi Leshin dan kawan-kawan (1992), yaitu media berbasis manusia (guru, tutor, main peran, kegiatan kelompok, dan lain-lain), media berbasis cetakan (buku, penuntun, buku kerja atau latihan, dan lembaran lepas), media berbasis visual (buku, charts, grafik, peta, figure atau gambar, transparansi, film bingkai atau slide), media berbasis audio visual (vidio, film, slide bersama tape, televisi), dan media berbasis komputer (pembelajaran dengan bantuan komputer dan vidio interaktif).