Minggu, 13 November 2016



          Pengertian Media
Media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “madiam”, yang berarti perantara atau pengantar. Media merupakan alat yang digunakan atau dikembangkan dalam proses kegiatan untuk mencapai makna dari kegiatan tersebut dan pada hakekatnya media merupakan alat komunikasi ilmu yang sangat berpengaruh dalam proses keberlangsungan suatu kegiatan. Dengan demikian media merupakan wahana penyalur informasi atau penyalur pesan, secara luas media dapat diartikan sebagai alat bantu untuk mengembangkan peristiwa benda atau peristiwa yang memuat suatu pengetahuan yang memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara mudah dan dapat dikembangkan diamasa yang akan datang. Media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar, sebagai suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri, karena memang gurulah yang menghendakinya untuk membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru kepada anak didik. Setiapa materi pelajaran memiliki tingkat kesukaran yang berfariasi dan untuk menyederhanakan tingkat kesukaran tersebut diperlukan kehadiran suatu media sebagai alat bantu. Untuk itulah sebagai pengajar penting menyiapkan media sebagai jembatan yang dapat mengantarkan peserta didik pada penyampain suatu ilmu atau pengetahuan.

   
     Penggunaan Media
Any definition of educatoinal technology would be incomplete without explicit acknowledgement that “using... appropriate technological processes and resources” is the end purpose for which the field exists. The whole point of creating technological resources-instructional materials and intructional system- is that they be used by learners. This term also refers the acceptance and use of technological processes, such as instructional system development. It is not enough to study such processes or to crate them, such as when one proposes a new instructional design model. Educational technology fulfills its mandate when learners actually use intructional materials and system and thereby benefit from the analysis and design work that has preceded the use.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil teknologi dalam proses belajar mengajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah atau pun guru yang berinisiatif menciptakan alat-alat tersebut , dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan kurikulum pembelajaran. Guru diharuskan menggunakan alat atau media pembelajaran agar mempermudah penyampaian materi pembelajaran dan upaya tersebut mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. Pasti setiap pendidik mengetahui bahwa pada dasarnya penggunaan media dalam proses pembelajaran memiliki tujuan utama, yaitu agar pesan dalam sebuah materi atau pembelajaran yang disampaikan dapat diserap semaksimal mungkin oleh peserta didik, karena itu dapat kita simpulkan beberapa fungsi media pembelajaran adalah sebagai berikut :
1.    Menarik perhatian siswa, karena setelah kita bisa menarik perhatian siswa, rasa ingin tahu siswa pasti akan meningkat tentu saja dengan mudah guru dapat mengaplikasikan pesan yang terkandung dalam media tersebut;
2.    Membantu untuk mempercepat pemahamandalam proses pembelajaran;
3.    Memperjelas penyajian pesan sehinga peserta didik tidak dipaksa berfikir secara abstrak;
4.    Pembelajaran lebih komunikatif;
5.    Menghilangkan kejenuhan peserta didik dalam belajar dan sebaliknya pasti akan membangun motivasi belajar pada peserta didik;
6.    Dapat melayani gaya belajar peserta didik yang beraneka ragam; dan
7.    Meningkatkan kadar keaktifan atau keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran tersebut.
Menurut Miarso (2004) “ media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehinnga dapat mendorong terjadinya proses belajar”. Dengan demikian kita dapat simpulkan menurut ahli tersebut yaitu, salah satu ciri media pengajaran adalah bahwa media mengandung dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagian media dapat mengolah pesan dan respon siswa sehingga media itu sering disebut media interaktif. Pesan dan informasi yang dibawa oleh media bisa berupa pesan yang sederhana dan bisa pula pesan yang amat kompleks. Akan tetapi, yang terpenting adalah media itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan siswa, serta siswa dapat aktif berpartisipasi dalam peroses belajar mengajar. Oleh karena itu, perlu dirancang dan dikembangkan lingkungan pengajaran yang interaktif yang dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan belajar perorangan dengan menyiapkan kegiatan pengajaran dengan medianya yang efektif guna menjaminterjadinya pembelajaran. Berikut ini akan diuraikan prinsip-prinsip penggunaan dan pengembangan media pembelajaran. Media pembelajaran yang akan dibahas ini mengikuti taksonomi Leshin dan kawan-kawan (1992), yaitu media berbasis manusia (guru, tutor, main peran, kegiatan kelompok, dan lain-lain), media berbasis cetakan (buku, penuntun, buku kerja atau latihan, dan lembaran lepas), media berbasis visual (buku, charts, grafik, peta, figure atau gambar, transparansi, film bingkai atau slide), media berbasis audio visual (vidio, film, slide bersama tape, televisi), dan media berbasis komputer (pembelajaran dengan bantuan komputer dan vidio interaktif).