Pengertian
Media
Media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk
jamak dari kata “madiam”, yang berarti perantara atau pengantar. Media
merupakan alat yang digunakan atau dikembangkan dalam proses kegiatan untuk
mencapai makna dari kegiatan tersebut dan pada hakekatnya media merupakan alat
komunikasi ilmu yang sangat berpengaruh dalam proses keberlangsungan suatu
kegiatan. Dengan demikian media merupakan wahana penyalur informasi atau
penyalur pesan, secara luas media dapat diartikan sebagai alat bantu untuk
mengembangkan peristiwa benda atau peristiwa yang memuat suatu pengetahuan yang
memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara mudah
dan dapat dikembangkan diamasa yang akan datang. Media sebagai alat bantu dalam
proses belajar mengajar, sebagai suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri,
karena memang gurulah yang menghendakinya untuk membantu tugas guru dalam
menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru kepada
anak didik. Setiapa materi pelajaran memiliki tingkat kesukaran yang berfariasi
dan untuk menyederhanakan tingkat kesukaran tersebut diperlukan kehadiran suatu
media sebagai alat bantu. Untuk itulah sebagai pengajar penting menyiapkan
media sebagai jembatan yang dapat mengantarkan peserta didik pada penyampain
suatu ilmu atau pengetahuan.
Penggunaan
Media
Any definition of educatoinal technology would be
incomplete without explicit acknowledgement that “using... appropriate technological
processes and resources” is the end purpose for which the field exists. The
whole point of creating technological resources-instructional materials and
intructional system- is that they be used by learners. This term also refers
the acceptance and use of technological processes, such as instructional system
development. It is not enough to study such processes or to crate them, such as
when one proposes a new instructional design model. Educational technology
fulfills its mandate when learners actually use intructional materials and
system and thereby benefit from the analysis and design work that has preceded
the use.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin
mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil teknologi dalam
proses belajar mengajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat
yang dapat disediakan oleh sekolah atau pun guru yang berinisiatif menciptakan
alat-alat tersebut , dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut
sesuai dengan perkembangan dan tuntutan kurikulum pembelajaran. Guru diharuskan
menggunakan alat atau media pembelajaran agar mempermudah penyampaian materi
pembelajaran dan upaya tersebut mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan.
Pasti setiap pendidik mengetahui bahwa pada dasarnya penggunaan media dalam
proses pembelajaran memiliki tujuan utama, yaitu agar pesan dalam sebuah materi
atau pembelajaran yang disampaikan dapat diserap semaksimal mungkin oleh
peserta didik, karena itu dapat kita simpulkan beberapa fungsi media
pembelajaran adalah sebagai berikut :
1. Menarik
perhatian siswa, karena setelah kita bisa menarik perhatian siswa, rasa ingin
tahu siswa pasti akan meningkat tentu saja dengan mudah guru dapat
mengaplikasikan pesan yang terkandung dalam media tersebut;
2. Membantu
untuk mempercepat pemahamandalam proses pembelajaran;
3. Memperjelas
penyajian pesan sehinga peserta didik tidak dipaksa berfikir secara abstrak;
4. Pembelajaran
lebih komunikatif;
5. Menghilangkan
kejenuhan peserta didik dalam belajar dan sebaliknya pasti akan membangun
motivasi belajar pada peserta didik;
6. Dapat
melayani gaya belajar peserta didik yang beraneka ragam; dan
7. Meningkatkan
kadar keaktifan atau keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran tersebut.
Menurut Miarso (2004) “ media pembelajaran merupakan
segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang
pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehinnga dapat mendorong
terjadinya proses belajar”. Dengan demikian kita dapat simpulkan menurut ahli
tersebut yaitu, salah satu ciri media pengajaran adalah bahwa media mengandung
dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagian media
dapat mengolah pesan dan respon siswa sehingga media itu sering disebut media
interaktif. Pesan dan informasi yang dibawa oleh media bisa berupa pesan yang
sederhana dan bisa pula pesan yang amat kompleks. Akan tetapi, yang terpenting
adalah media itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan
siswa, serta siswa dapat aktif berpartisipasi dalam peroses belajar mengajar.
Oleh karena itu, perlu dirancang dan dikembangkan lingkungan pengajaran yang
interaktif yang dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan belajar perorangan dengan
menyiapkan kegiatan pengajaran dengan medianya yang efektif guna
menjaminterjadinya pembelajaran. Berikut ini akan diuraikan prinsip-prinsip
penggunaan dan pengembangan media pembelajaran. Media pembelajaran yang akan
dibahas ini mengikuti taksonomi Leshin dan kawan-kawan (1992), yaitu media
berbasis manusia (guru, tutor, main peran, kegiatan kelompok, dan lain-lain),
media berbasis cetakan (buku, penuntun, buku kerja atau latihan, dan lembaran
lepas), media berbasis visual (buku, charts, grafik, peta, figure atau gambar,
transparansi, film bingkai atau slide), media berbasis audio visual (vidio,
film, slide bersama tape, televisi), dan media berbasis komputer (pembelajaran
dengan bantuan komputer dan vidio interaktif).